Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaPendidikanProvinsi Lampung

Hari Pertama IHT di SMAN 17 Bandar Lampung, Linda Kurniasari Dorong GTK Hadirkan Pembelajaran Transformatif

11
×

Hari Pertama IHT di SMAN 17 Bandar Lampung, Linda Kurniasari Dorong GTK Hadirkan Pembelajaran Transformatif

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BANDAR LAMPUNG, Lampung Wah — Upaya memperkuat kualitas pendidikan melalui peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan terus dilakukan SMAN 17 Bandar Lampung. Memasuki hari pertama pelaksanaan In-House Training (IHT), jajaran guru dan tenaga kependidikan sekolah tersebut mengikuti rangkaian kegiatan yang berfokus pada Peningkatan Kompetensi GTK Menuju Pembelajaran yang Transformatif.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah sekolah dalam membangun ekosistem pendidikan yang semakin adaptif, inovatif, serta berpusat pada kebutuhan dan perkembangan peserta didik.Di bawah kepemimpinan Kepala SMAN 17 Bandar Lampung, Linda Kurniasari, S.Pd., M.Pd., penguatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan ditempatkan sebagai salah satu bagian penting dalam mendorong peningkatan mutu pembelajaran di lingkungan sekolah.(Jumat, 18/09/2026)

Example 300x600

Pada hari pertama IHT, suasana kegiatan berlangsung penuh antusiasme. Para pendidik dan tenaga kependidikan mendapatkan pemaparan materi dari dua narasumber, yakni Ibu Nita Milinia F, S.Si. dan Bapak Carles Ladewyk, S.Kom.Melalui sesi pemaparan dan diskusi, peserta diajak memperkaya wawasan serta melihat kembali proses pembelajaran dari sudut pandang yang lebih adaptif terhadap perubahan zaman.

Penguatan kompetensi GTK menjadi penting karena guru tidak hanya dituntut menguasai materi pembelajaran, tetapi juga mampu memilih pendekatan, metode, dan strategi yang relevan dengan karakter serta kebutuhan peserta didik.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga menempatkan pengembangan kompetensi guru sebagai bagian penting dalam menghadapi perubahan paradigma pembelajaran. Dalam sejumlah program IHT yang diselenggarakan pemerintah, penguatan pedagogi, pembelajaran mendalam, layanan peserta didik, teknologi, hingga pembelajaran yang berpusat pada murid menjadi bagian dari agenda peningkatan kompetensi pendidik.

Bagi SMAN 17 Bandar Lampung, kegiatan IHT bukan sekadar agenda pelatihan bagi guru. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk membangun kesamaan persepsi, memperkuat kolaborasi, sekaligus mendorong lahirnya gagasan baru yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran.Kepemimpinan Linda Kurniasari, S.Pd., M.Pd. di SMAN 17 Bandar Lampung sendiri berlangsung dalam konteks penguatan kualitas sekolah.

Komitmen terhadap pengembangan lingkungan sekolah juga terlihat dalam berbagai kegiatan yang dilakukan SMAN 17 Bandar Lampung. Pada Juli 2026, misalnya, sekolah tersebut melaksanakan IHT selama dua hari dengan fokus peningkatan kompetensi guru, termasuk penguatan kapasitas pedagogis, profesional dan adaptasi digital.

Hal tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi guru menjadi bagian dari upaya sekolah untuk menyesuaikan proses pendidikan dengan tuntutan pembelajaran masa kini.

Konsep pembelajaran transformatif yang menjadi fokus kegiatan juga berkaitan erat dengan kebutuhan untuk menciptakan proses belajar yang tidak hanya menyampaikan materi, tetapi memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik.

Dalam pendekatan pembelajaran yang berpusat pada murid, guru dituntut memahami keragaman kebutuhan, minat, potensi dan karakter peserta didik.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam berbagai program pengembangan kompetensi juga menekankan pentingnya pembelajaran yang bermakna, inklusif dan mampu mengakomodasi keragaman peserta didik.Karena itu, forum IHT menjadi kesempatan bagi para guru untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih kontekstual dan relevan dengan kondisi peserta didik di sekolah.

Tidak berhenti pada pemahaman teori, hasil dari penguatan kompetensi tersebut diharapkan dapat diterjemahkan ke dalam praktik nyata di ruang kelas.

Guru diharapkan semakin mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, inovatif dan memberikan ruang lebih luas kepada peserta didik untuk mengeksplorasi kemampuan mereka.

Dengan semangat kolaborasi tersebut, SMAN 17 Bandar Lampung di bawah kepemimpinan Linda Kurniasari, S.Pd., M.Pd. terus mendorong guru dan tenaga kependidikan untuk tidak berhenti belajar serta beradaptasi.

Sebab, transformasi pendidikan pada akhirnya tidak hanya berbicara mengenai perubahan perangkat pembelajaran, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia di sekolah untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi setiap peserta didik.

Lampung Wah — Informasi, Edukasi dan Kontrol Sosial.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *