Rp1,25 Miliar Digelontorkan, Fairuz Alawy Kawal Revitalisasi SMAN 1 Mesuji
- account_circle lampungwah99@gmail.com
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MESUJI, LAMPUNG WAH — Peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan terus menjadi perhatian pemerintah melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan. Kali ini, SMA Negeri 1 Mesuji, Kabupaten Mesuji, mendapatkan dukungan anggaran sebesar Rp1.250.054.000 untuk meningkatkan kelayakan sarana dan prasarana sekolah.
Di bawah kepemimpinan Kepala SMAN 1 Mesuji, Fairuz Alawy, S.Pd., program revitalisasi tersebut menyasar pembenahan enam ruang kelas atau ruang serbaguna beserta perabotannya, serta satu ruang administrasi yang mengalami tingkat kerusakan minimal sedang.
Program ini menjadi langkah penting dalam memperbaiki kondisi fasilitas pendidikan, terutama untuk menciptakan ruang belajar yang lebih layak, nyaman, dan mendukung kegiatan pembelajaran. Dengan jumlah 149 peserta didik, ketersediaan ruang kelas yang representatif menjadi kebutuhan mendasar bagi sekolah dalam memberikan pelayanan pendidikan.
Dokumentasi perbandingan kondisi sebelum dan sesudah pekerjaan yang diunggah pada 30 Oktober 2026 memperlihatkan perubahan fisik bangunan. Ruang kelas yang sebelumnya membutuhkan pembenahan kini menunjukkan tampilan yang lebih tertata setelah dilakukan pekerjaan revitalisasi.
Bagi Fairuz Alawy, revitalisasi ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas lingkungan pendidikan. Pembenahan infrastruktur diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi bangunan, tetapi juga memberikan dampak terhadap kenyamanan peserta didik dan efektivitas proses belajar mengajar.
Meski demikian, besarnya dukungan anggaran pemerintah harus diikuti dengan tanggung jawab pelaksanaan yang optimal. Kualitas konstruksi, kesesuaian spesifikasi teknis, volume pekerjaan, hingga ketepatan penggunaan anggaran menjadi aspek yang perlu dikawal agar hasil pembangunan benar-benar sesuai dengan perencanaan.
Berdasarkan data progres pembangunan, pelaksanaan revitalisasi SMAN 1 Mesuji tercatat mencapai 76,48 persen. Angka tersebut menunjukkan pekerjaan masih dalam proses penyelesaian sehingga pengawasan terhadap setiap tahapan menjadi penting untuk memastikan hasil akhir memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.
Transparansi juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program. Informasi mengenai perkembangan pekerjaan, realisasi anggaran, serta hasil akhir pembangunan perlu disampaikan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, dukungan pemerintah terhadap sektor pendidikan benar-benar memberikan manfaat sesuai tujuan program.
Revitalisasi SMAN 1 Mesuji bukan semata-mata tentang memperbarui bangunan sekolah, melainkan investasi jangka panjang untuk menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih berkualitas.
Kini, tantangan Fairuz Alawy adalah memastikan dukungan anggaran sebesar Rp1,25 miliar tersebut menghasilkan pembenahan yang optimal, berkualitas, dan berkelanjutan. Sebab, keberhasilan revitalisasi tidak hanya dilihat dari perubahan fisik bangunan, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan peserta didik dan seluruh warga sekolah.
- Penulis: lampungwah99@gmail.com

Saat ini belum ada komentar