Monitoring D-SMART SMAN 1 Bandar Lampung, Perkuat Pendidikan Berbasis Data
- account_circle lampungwah99@gmail.com
- calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

BANDAR LAMPUNG, LAMPUNG WAH — Transformasi pendidikan tidak lagi hanya berbicara tentang ruang kelas, buku pelajaran dan metode mengajar. Di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat, kemampuan sekolah dalam membaca data, memanfaatkan teknologi dan memahami kebutuhan peserta didik menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.
Semangat tersebut turut terlihat di SMA Negeri 1 Bandar Lampung melalui pelaksanaan dan monitoring program D-SMART, yang dilakukan oleh Tim Monitoring UPTD Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi (BTIK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung.
Kunjungan monitoring tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan D-SMART di satuan pendidikan berjalan sesuai tujuan. SMAN 1 Bandar Lampung menjadi salah satu sekolah yang mendapat kunjungan bersama SMA Negeri 10 dan SMA Negeri 2 Bandar Lampung.
Bagi SMAN 1 Bandar Lampung, kehadiran D-SMART tidak sekadar dipandang sebagai aktivitas berbasis aplikasi. Lebih jauh, program tersebut berkaitan dengan bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk memperoleh gambaran kemampuan peserta didik secara lebih terukur, khususnya dalam aspek literasi, numerasi dan kesiapan akademik.
Hal tersebut relevan dengan arah pengembangan SMAN 1 Bandar Lampung yang selama ini menempatkan karakter, prestasi dan wawasan global sebagai bagian dari identitas sekolah.
Suharto dan Tantangan Sekolah di Era Digital
Di balik pelaksanaan program tersebut terdapat peran kepala sekolah dalam memastikan setiap program pendidikan tidak berhenti pada kegiatan administratif, tetapi dapat diterjemahkan menjadi bagian dari proses peningkatan kualitas pembelajaran.
Drs. H. Suharto, M.Pd. merupakan sosok yang tidak hanya memimpin SMAN 1 Bandar Lampung, tetapi juga memiliki ruang koordinasi yang lebih luas melalui organisasi profesi kepala sekolah.
Pada 2026, Suharto tercatat sebagai Ketua MKKS SMA Provinsi Lampung. Peran tersebut menempatkannya dalam ruang koordinasi antarkepala SMA di Lampung, termasuk dalam merespons berbagai kebijakan dan program peningkatan mutu pendidikan. Balai Bahasa Provinsi Lampung juga mencatat Suharto sebagai Ketua MKKS SMA Provinsi Lampung dalam kegiatan dialog pendidikan dan kebudayaan pada Januari 2026.
D-SMART di SMAN 1 Bandar Lampung menarik dilihat bukan hanya sebagai agenda satu sekolah, tetapi juga sebagai bagian dari dinamika penerapan transformasi pendidikan di tingkat SMA.
D-SMART, Ketika Data Menjadi Bagian dari Pembelajaran
Program D-SMART yang diterapkan oleh Disdikbud Provinsi Lampung diarahkan untuk mendukung pemetaan kemampuan peserta didik melalui pendekatan digital.
Dokumen pelaksanaan D-SMART 2026 mencantumkan SMAN 1 Bandar Lampung sebagai salah satu satuan pendidikan peserta program. Dalam dokumen tersebut, pelaksanaan D-SMART mencakup peserta didik SMA/SMK dan antara lain diarahkan pada pemetaan kemampuan serta persiapan akademik peserta didik.
Di titik inilah kegiatan monitoring menjadi penting.Sebab, teknologi pendidikan tidak cukup hanya tersedia. Program harus berjalan dengan mekanisme yang jelas, digunakan oleh peserta didik dan sekolah secara optimal, serta menghasilkan informasi yang dapat dimanfaatkan untuk membaca kebutuhan pembelajaran.
Monitoring oleh Tim UPTD BTIK Disdikbud Provinsi Lampung menjadi bagian dari proses tersebut. Tim tidak hanya melihat apakah program telah dilaksanakan, tetapi juga memastikan implementasinya dapat berjalan secara efektif di lingkungan sekolah.
Bagi kepala sekolah, hasil pemetaan seperti ini dapat menjadi salah satu bahan untuk memahami kondisi akademik peserta didik. Data yang tersedia kemudian dapat dipertimbangkan bersama berbagai informasi pembelajaran lainnya dalam menentukan penguatan yang diperlukan sekolah.
SMAN 1 Bandar Lampung dan Budaya Sekolah Unggul
SMAN 1 Bandar Lampung sendiri memiliki rekam aktivitas yang menunjukkan perhatian terhadap pengembangan potensi peserta didik.
Dalam laman resminya, sekolah mencantumkan berbagai capaian peserta didik pada tingkat kota, provinsi hingga nasional. Di antaranya prestasi atletik tingkat provinsi dan capaian kejuaraan karate tingkat nasional pada 2026.Hal tersebut memperlihatkan bahwa pengembangan sekolah tidak semata-mata bertumpu pada capaian akademik di dalam kelas. Potensi siswa juga dikembangkan melalui olahraga, seni, kepemimpinan, karakter dan berbagai aktivitas lainnya.
Dalam konteks tersebut, pemanfaatan D-SMART dapat ditempatkan sebagai salah satu instrumen tambahan untuk membaca kemampuan peserta didik melalui pendekatan berbasis data.
Artinya, teknologi bukan menggantikan peran guru maupun kepala sekolah. Sebaliknya, teknologi dapat menjadi alat bantu untuk memperkuat proses pengambilan keputusan pendidikan.
Suharto: Kepemimpinan Sekolah di Tengah Perubahan
Sebagai kepala sekolah sekaligus Ketua MKKS SMA Provinsi Lampung, Suharto berada pada dua ruang yang saling berkaitan: mengelola satuan pendidikan dan ikut mendorong koordinasi antar-SMA di Lampung.
Tantangan tersebut semakin kompleks seiring perubahan kebutuhan pendidikan. Sekolah dituntut tidak hanya menghasilkan peserta didik yang mampu menyelesaikan persoalan akademik, tetapi juga memiliki kemampuan literasi, numerasi, karakter, kemampuan beradaptasi dan kesiapan menghadapi perkembangan teknologi.
Dalam konteks inilah monitoring D-SMART di SMAN 1 Bandar Lampung menjadi bagian dari cerita yang lebih besar tentang perubahan wajah pendidikan.
Sekolah tidak cukup hanya mengetahui berapa banyak siswa yang mengikuti sebuah program. Yang lebih penting adalah bagaimana informasi yang diperoleh dapat dibaca, dipahami dan kemudian diterjemahkan menjadi langkah perbaikan pembelajaran.
Dan di sinilah peran kepala sekolah menjadi penting.
Kepemimpinan pendidikan pada era digital tidak hanya berbicara mengenai administrasi sekolah, tetapi juga kemampuan menghubungkan program, guru, peserta didik, teknologi dan data dalam satu arah yang sama: peningkatan mutu pendidikan.
Dari SMAN 1 Bandar Lampung untuk Pendidikan Lampung
Monitoring D-SMART di SMAN 1 Bandar Lampung pada akhirnya bukan sekadar dokumentasi kunjungan tim monitoring ke sekolah.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut menunjukkan bagaimana sekolah mulai ditempatkan dalam ekosistem pendidikan yang semakin mengandalkan teknologi dan data.
Dengan dukungan Disdikbud Provinsi Lampung melalui UPTD BTIK serta kepemimpinan sekolah, pelaksanaan D-SMART diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih terukur mengenai kemampuan peserta didik dan menjadi salah satu bahan evaluasi dalam penguatan pembelajaran.
Bagi SMAN 1 Bandar Lampung di bawah kepemimpinan Drs. H. Suharto, M.Pd., tantangan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga sekolah tetap adaptif terhadap perubahan zaman.
Sebab, sekolah unggul di era digital bukan hanya sekolah yang memiliki teknologi.Sekolah unggul adalah sekolah yang mampu menggunakan teknologi untuk memahami peserta didiknya, membaca kebutuhannya, memperkuat proses belajarnya, dan menyiapkan mereka menghadapi masa depan.
D-SMART menjadi salah satu bagian dari perjalanan tersebut.
Lampung Wah – Suara Anda Berita Kami
- Penulis: lampungwah99@gmail.com

Saat ini belum ada komentar