Breaking News
Trending Tags
Beranda » Berita » Olpin Putra Perkuat Tata Kelola Pengadaan BLUD RSUD Pringsewu, Gandeng BPKP untuk Pastikan Proses Lebih Akuntabel

Olpin Putra Perkuat Tata Kelola Pengadaan BLUD RSUD Pringsewu, Gandeng BPKP untuk Pastikan Proses Lebih Akuntabel

  • account_circle lampungwah99@gmail.com
  • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

PRINGSEWU, LAMPUNG WAH — Komitmen memperkuat tata kelola keuangan daerah kembali ditunjukkan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pringsewu, Olpin Putra, S.H., M.H.Pada 21 Agustus 2026, Olpin Putra melakukan fasilitasi bersama Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) serta RSUD Pringsewu dalam rangka konsultasi terkait pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pada Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Kegiatan tersebut berlangsung di BPKP Perwakilan Provinsi Lampung, dengan agenda utama memperoleh arahan dan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pada BLUD.

Langkah Olpin ini menarik perhatian karena pengadaan di lingkungan rumah sakit daerah bukan sekadar persoalan administrasi belanja. Di dalamnya terdapat kebutuhan untuk menjaga keseimbangan antara fleksibilitas BLUD dalam memenuhi kebutuhan pelayanan dengan prinsip akuntabilitas, efisiensi, transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi.

Olpin Dorong Konsultasi Sebelum Menjadi PersoalanBagi BPKAD, konsultasi dengan BPKP dapat dipandang sebagai langkah preventif. Artinya, persoalan tata kelola tidak hanya dicari solusinya ketika muncul temuan, tetapi diupayakan untuk dicegah sejak tahap perencanaan dan pelaksanaan.

Hal tersebut menjadi semakin relevan karena pengadaan barang/jasa pemerintah saat ini berada dalam kerangka Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025, yang merupakan perubahan kedua atas Perpres Nomor 16 Tahun 2018.

Regulasi tersebut menempatkan pengadaan sebagai rangkaian proses sejak identifikasi kebutuhan sampai dengan serah terima hasil pekerjaan. Tujuan pengadaan juga diarahkan agar setiap uang yang dibelanjakan menghasilkan barang/jasa yang tepat dari sisi kualitas, kuantitas, waktu, biaya, lokasi dan penyedia.

Karena itu, konsultasi yang dilakukan Olpin bersama Bagian PBJ dan RSUD Pringsewu menjadi penting untuk memastikan setiap tahapan pengadaan memiliki dasar dan mekanisme yang jelas.

BLUD Memiliki Fleksibilitas, Tetapi Bukan Tanpa AturanDalam konteks BLUD, pemerintah memang memberikan ruang fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan dan operasional. Namun fleksibilitas tersebut tetap harus ditempatkan dalam kerangka tata kelola yang dapat dipertanggungjawabkan.

Permendagri Nomor 79 Tahun 2018 mengatur bahwa pengadaan barang dan/atau jasa BLUD dilaksanakan oleh pelaksana pengadaan yang dibentuk oleh pemimpin BLUD. Pelaksana tersebut harus memiliki personel yang memahami tata cara pengadaan, substansi pekerjaan atau kegiatan yang bersangkutan, serta bidang lain yang diperlukan.

Dengan demikian, koordinasi antara BPKAD, Bagian PBJ, RSUD dan BPKP menjadi relevan untuk memperjelas batas kewenangan, prosedur serta pertanggungjawaban masing-masing pihak.

Fokus pada Uang Publik dan Pelayanan

Perhatian terhadap pengadaan BLUD pada akhirnya bermuara pada dua hal: uang publik dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Rumah sakit membutuhkan obat, alat kesehatan, jasa penunjang, pemeliharaan sarana, hingga berbagai kebutuhan operasional secara cepat dan tepat. Namun kecepatan tersebut tetap harus berjalan beriringan dengan tata kelola yang baik.

BPKP sendiri dalam berbagai kegiatan pengawasan BLUD menempatkan efektivitas, efisiensi dan kepatuhan terhadap ketentuan sebagai bagian penting dalam peningkatan kinerja BLUD. Evaluasi terhadap BLUD juga dapat menjadi dasar pembinaan dan pengambilan kebijakan untuk meningkatkan kualitas layanan.

Di sisi lain, Perpres 46/2025 menegaskan kebijakan pengadaan yang lebih transparan, terbuka dan kompetitif serta mendorong peningkatan kualitas perencanaan dan kapasitas sumber daya manusia pengadaan.

Kepemimpinan Olpin Putra

Bagi Olpin Putra, langkah membawa Bagian PBJ dan RSUD Pringsewu berkonsultasi langsung dengan BPKP memperlihatkan pendekatan pengelolaan keuangan yang menempatkan koordinasi dan pencegahan sebagai bagian penting dari tata kelola.

Sikap tersebut sejalan dengan arah kepemimpinan Olpin di BPKAD Pringsewu yang dalam satu tahun terakhir banyak dikaitkan dengan agenda transparansi, efisiensi, kecepatan layanan dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Laporan mengenai satu tahun kepemimpinannya juga mencatat tema “Kolaborasi, Inovasi, dan Transparansi untuk Pengelolaan Keuangan Daerah yang Maju.”

Jika pendekatan tersebut konsisten diterapkan, konsultasi dengan BPKP bukan hanya menjadi kegiatan formal, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya membangun sistem pengadaan yang semakin matang.

Terlebih, pengadaan barang dan jasa memiliki posisi strategis dalam pengelolaan APBD maupun pelayanan publik. Kesalahan pada tahap perencanaan dapat berlanjut ke pelaksanaan, pertanggungjawaban hingga pengawasan.

Karena itu, upaya mempertemukan unsur pengelola keuangan daerah, pengadaan, rumah sakit dan lembaga pengawasan seperti yang dilakukan Olpin Putra dapat menjadi ruang untuk menyamakan persepsi sebelum suatu kebijakan atau proses pengadaan dijalankan.

Pada akhirnya, ukuran keberhasilan tata kelola bukan hanya seberapa cepat anggaran terserap, tetapi seberapa tepat anggaran digunakan dan seberapa besar manfaatnya dirasakan masyarakat.

Bagi Pringsewu, penguatan tata kelola pengadaan BLUD RSUD menjadi bagian penting dari agenda tersebut: memastikan fleksibilitas pelayanan tetap berjalan, tetapi tidak mengorbankan prinsip transparansi, akuntabilitas, efisiensi dan kepatuhan terhadap aturan.

Lampung Wah — Suara Anda, Berita Kami.

  • Penulis: lampungwah99@gmail.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • The Future of Mixed Reality: Blending the Virtual and the Real 2.10 Play Button

    The Future of Mixed Reality: Blending the Virtual and the Real

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 901
    • 0Komentar

    At Microsoft Ignite 2023, we are announcing Copilot in Microsoft Dynamics 365 Guides, which combines the power of generative AI with mixed reality to help frontline workers complete complex tasks and resolve issues faster with less disruption to the flow of work. Copilot in Dynamics 365 Guides assists workers in industrial settings who deal with complex […]

  • Hari Pertama IHT di SMAN 17 Bandar Lampung, Linda Kurniasari Dorong GTK Hadirkan Pembelajaran Transformatif

    Hari Pertama IHT di SMAN 17 Bandar Lampung, Linda Kurniasari Dorong GTK Hadirkan Pembelajaran Transformatif

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle lampungwah99@gmail.com
    • visibility 2
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG, Lampung Wah — Upaya memperkuat kualitas pendidikan melalui peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan terus dilakukan SMAN 17 Bandar Lampung. Memasuki hari pertama pelaksanaan In-House Training (IHT), jajaran guru dan tenaga kependidikan sekolah tersebut mengikuti rangkaian kegiatan yang berfokus pada Peningkatan Kompetensi GTK Menuju Pembelajaran yang Transformatif. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah […]

  • Thomas Amirico Lantik 98 Kepala Sekolah di Lampung, Dorong Pemimpin Sekolah Berani Berinovasi dan Segera Berbenah

    Thomas Amirico Lantik 98 Kepala Sekolah di Lampung, Dorong Pemimpin Sekolah Berani Berinovasi dan Segera Berbenah

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle lampungwah99@gmail.com
    • visibility 2
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG, LAMPUNG WAH — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung resmi melakukan penataan kepemimpinan satuan pendidikan dengan melantik 98 kepala sekolah SMA, SMK dan SLB se-Provinsi Lampung.Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Disdikbud Provinsi Lampung, Bandar Lampung, Jumat (11/9/2026), dan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, S.STP., M.H. […]

  • Meet & Talk MKKS SMA Bandar Lampung, Matangkan Persiapan Ujian dan TKA

    Meet & Talk MKKS SMA Bandar Lampung, Matangkan Persiapan Ujian dan TKA

    • calendar_month Sabtu, 24 Okt 2026
    • account_circle lampungwah99@gmail.com
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Lampung Wah — Peningkatan mutu pendidikan tidak cukup berhenti pada rapat koordinasi dan persiapan menghadapi ujian. Diperlukan kesamaan arah kebijakan, kesiapan satuan pendidikan, serta evaluasi pembelajaran yang benar-benar berdampak terhadap kemampuan peserta didik. Semangat tersebut mengemuka dalam kegiatan Meet & Talk MKKS SMA Kota Bandar Lampung, yang menjadi ruang diskusi dan koordinasi para […]

  • Mengurai Cerita di Balik Gelar Terbaik II Pendidikan Sumatera milik Pemprov Lampung

    Mengurai Cerita di Balik Gelar Terbaik II Pendidikan Sumatera milik Pemprov Lampung

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle lampungwah99@gmail.com
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BATAM, LAMPUNG WAH — Di penghujung Agustus 2026, ketika panji-panji merah putih mulai berkibar menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, sebuah kabar membanggakan datang dari balik tirai panggung nasional. Provinsi Lampung tidak sekadar bersiap merayakan kemerdekaan; mereka baru saja mengamankan sebuah bukti nyata dari perjuangan membangun manusia.Dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 […]

  • BPK Temukan Rp1,79 Miliar di 25 Paket Dinas PU Bandar Lampung Bermasalah

    BPK Temukan Rp1,79 Miliar di 25 Paket Dinas PU Bandar Lampung Bermasalah

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle lampungwah99@gmail.com
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Lampung Wah — Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Lampung menemukan persoalan dalam pelaksanaan 25 paket pekerjaan Belanja Tidak Terduga (BTT) pada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung. Nilai kelebihan pembayaran yang ditemukan BPK mencapai Rp1.794.702.264,16. Temuan tersebut berasal dari pemeriksaan terhadap pekerjaan yang berkaitan dengan penanganan tanggap darurat bencana banjir. BPK […]

expand_less