Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaLampungPemerintahanTanggamus

78 Pejabat Tanggamus Dilantik, Bupati Saleh Asnawi Tegaskan Jabatan Bukan Sekadar Kursi Kekuasaan

9
×

78 Pejabat Tanggamus Dilantik, Bupati Saleh Asnawi Tegaskan Jabatan Bukan Sekadar Kursi Kekuasaan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TANGGAMUS, LAMPUNG WAH — Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H. melantik dan mengambil sumpah/janji sebanyak 78 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus, mulai dari pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, camat hingga kepala UPTD Puskesmas.Pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Islamic Center Kotaagung, Rabu (26/8/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto, Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus Ir. Suaidi, para Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala Perangkat Daerah serta para camat.Pelantikan ini menjadi bagian dari penataan dan penyegaran organisasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus.

Example 300x600

Sejumlah pejabat mengalami rotasi ke posisi baru, sementara sejumlah lainnya mendapat amanah melalui promosi jabatan.

Perubahan kali ini tidak hanya menyentuh jabatan administrator dan pengawas, tetapi juga sejumlah jabatan strategis pada perangkat daerah serta jajaran kecamatan.

JABATAN BUKAN SEKADAR KEDUDUKAN

Dalam arahannya, Bupati Saleh Asnawi menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar kegiatan seremonial maupun pergantian posisi dalam struktur birokrasi.

Menurutnya, penataan jabatan merupakan bagian dari pembinaan dan pengembangan karier aparatur sekaligus kebutuhan organisasi untuk memperkuat efektivitas pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Jabatan yang kalian emban bukanlah sekadar kedudukan dalam struktur organisasi. Di balik itu terdapat amanah dan tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pimpinan dan organisasi, tetapi juga kepada masyarakat dan tentunya kepada Allah SWT,” tegas Saleh Asnawi.

Bupati meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing, membangun koordinasi yang baik serta mampu bekerja berdasarkan target dan hasil yang dapat dirasakan masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya integritas, profesionalisme dan kedisiplinan dalam menjalankan setiap tugas pemerintahan.“Saya berharap saudara-saudara yang dilantik hari ini dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, bekerja secara profesional, disiplin, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jabatan adalah amanah, bukan sekadar kedudukan,” ujar Bupati.

SEJUMLAH JABATAN STRATEGIS BERGANTI

Dari 78 pejabat yang dilantik, terdapat sejumlah perubahan pada jabatan pimpinan perangkat daerah.

Hendra Wijaya Mega, S.T., M.T., M.M. dipercaya menduduki jabatan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Sementara Ir. Belli Pahlupi, S.T., M.T. mendapat amanah sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja.

Dharma Saputra, S.E., M.H. dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, sedangkan Arpin, S.Pd., M.M. dipercaya sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.

Perubahan juga terlihat pada sejumlah jabatan kepala bidang, sekretaris dinas, sekretaris kecamatan serta kepala seksi.

Sejumlah pejabat yang sebelumnya pernah menduduki posisi camat juga mendapat penugasan baru pada perangkat daerah maupun unit kerja lainnya.

Namun, perubahan jabatan tersebut tidak serta-merta dapat disebut sebagai penurunan karier. Penilaian mengenai promosi, rotasi ataupun demosi harus dilihat berdasarkan pangkat, kelas jabatan, kewenangan serta keputusan pengangkatan masing-masing pejabat.

14 CAMAT BARU

Pada jajaran kewilayahan, sejumlah kecamatan juga memiliki wajah baru.

Mereka yang dilantik sebagai camat antara lain:

Ali Imron, S.H., M.M. — Camat Wonosobo.

Aguslan, S.Sos. — Camat Cukuh Balak.

Eko Setiono, S.E., M.M. — Camat Gisting.

Iskandar, S.Ag., M.Pdi. — Camat Kelumbayan.

Nurdiansyah, S.STP., M.Si. — Camat Kelumbayan Barat.

Edi Yulian, S.E., M.M. — Camat Pematang Sawa.

Romas Yadi, S.Sos., M.M. — Camat Pugung.

Yusmanto Agung, S.E. — Camat Semaka.

Joni Repi, S.E., M.M. — Camat Pulau Panggung.

Senen, S.P., S.Pd. — Camat Sumberejo.

Edwin Syah, S.E., M.M. — Camat Air Naningan.

Enie Yusnita Linda, S.E. — Camat Ulu Belu.

Sujono, S.E. — Camat Bandar Negeri Semuong.

Sarif Hidayat Bangsawan, S.STP., M.Si. — Camat Kota Agung Barat.

Pergantian sejumlah camat menjadi salah satu bagian yang cukup menonjol dalam penataan birokrasi kali ini. Sejumlah pejabat yang sebelumnya memimpin kecamatan kini mendapatkan tugas baru di perangkat daerah maupun unit kerja lainnya.

13 KEPALA UPTD PUSKESMAS DILANTIK

Selain pejabat struktural pada perangkat daerah dan kecamatan, pelantikan juga mencakup kepala UPTD Puskesmas.

Para pejabat yang mendapat amanah tersebut yaitu:

Beny Heranista, S.Tr.Keb. — Kepala UPTD Puskesmas Air Naningan.

Bdn. Maritha, S.ST. — Kepala UPTD Puskesmas Kota Agung.

Fran Adrian, S.Kep. — Kepala UPTD Puskesmas Wonosobo.

Ns. Meli Sugiarti, S.Kep., M.M. — Kepala UPTD Puskesmas Gunung Sari.

Supriyanto, S.K.M. — Kepala UPTD Puskesmas Ngarip.

Eni Sapriani MD, SST., M.Kes. — Kepala UPTD Puskesmas Margoyoso.

Bdn. Diana, S.Tr.Keb. — Kepala UPTD Puskesmas Martanda.

dr. Tri Ayuni Laraswati — Kepala UPTD Puskesmas Way Nipah.

dr. Inten Kumala Sari — Kepala UPTD Puskesmas Gisting.

dr. Indah Pratiwi, S.Ked. — Kepala UPTD Puskesmas Talang Padang.

dr. Vinda Rhendia — Kepala UPTD Puskesmas Sanggi.

dr. Ice Malahani Indha Wulan — Kepala UPTD Puskesmas Bulok Sukamara.

dr. Neli Widiastuti, M.M. — Kepala UPTD Puskesmas Sumanda.

Khusus untuk sektor kesehatan, kepala UPTD Puskesmas memiliki posisi penting karena bersentuhan langsung dengan pelayanan dasar masyarakat.

Karena itu, amanah tersebut diharapkan tidak berhenti pada pergantian jabatan, tetapi benar-benar diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan, kedisiplinan aparatur, respons terhadap kebutuhan masyarakat serta penguatan tata kelola Puskesmas.

Daftar lengkap jabatan dan penempatan 78 pejabat tersebut menjadi bagian dari keputusan penataan organisasi Pemerintah Kabupaten Tanggamus pada pelantikan 26 Agustus 2026. Daftar nama dan jabatan tersebut juga diberitakan oleh sejumlah media lokal yang meliput langsung agenda pelantikan.

UJIANNYA DIMULAI SETELAH PELANTIKAN

Pelantikan 78 pejabat tersebut pada akhirnya bukanlah garis akhir, melainkan awal dari tuntutan kinerja baru.

Pesan Bupati Saleh Asnawi mengenai profesionalisme, disiplin, integritas dan pelayanan publik menjadi pekerjaan rumah bagi seluruh pejabat yang telah menerima amanah.

Masyarakat tentu akan melihat bagaimana para pejabat tersebut menerjemahkan amanah jabatan ke dalam kinerja nyata.Sebab ukuran keberhasilan birokrasi bukan semata-mata berapa banyak pejabat yang dilantik atau seberapa cepat struktur organisasi berubah, tetapi seberapa besar perubahan tersebut dirasakan masyarakat.

Pelayanan publik yang lebih cepat, koordinasi antarinstansi yang semakin baik, administrasi pemerintahan yang tertib, pembangunan yang tepat sasaran serta aparatur yang responsif menjadi indikator penting yang akan menentukan keberhasilan penataan birokrasi tersebut.

Sejumlah pemberitaan juga menyoroti bahwa setelah rotasi ini terdapat jabatan strategis yang masih perlu diisi atau menunggu arahan lebih lanjut dari pimpinan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa proses penataan organisasi belum tentu berhenti pada satu agenda pelantikan.

BUPATI: JALANKAN AMANAH DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH

Bupati Saleh Asnawi kembali mengingatkan agar para pejabat yang baru dilantik tidak menjadikan jabatan sebagai sekadar kedudukan.“Mulai hari ini, laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh. Saya ingin seluruh pejabat bekerja untuk masyarakat, menjaga integritas dan membuktikan bahwa jabatan yang diberikan benar-benar membawa manfaat bagi Kabupaten Tanggamus,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa rotasi dan pengisian jabatan harus bermuara pada satu tujuan utama: memperkuat pemerintahan dan menghadirkan pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat Tanggamus.Bagi Lampung Wah, publik tentu berhak menunggu pembuktian dari wajah baru birokrasi Tanggamus tersebut.

Sebab pada akhirnya, jabatan bukan hanya tentang siapa yang menduduki kursi tertentu.Jabatan adalah amanah yang harus dibuktikan melalui kerja, integritas dan hasil nyata bagi masyarakat.

LAMPUNG WAH “Suara Anda, Berita Kami”

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *