Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Bandar LampungBeritaPemerintahan

Eva Dwiana Tinjau “CCTV Seribu Wajah”, Pemkot Bandar Lampung Perkuat Pengawasan Kota Berbasis Teknologi

8
×

Eva Dwiana Tinjau “CCTV Seribu Wajah”, Pemkot Bandar Lampung Perkuat Pengawasan Kota Berbasis Teknologi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BANDAR LAMPUNG, LAMPUNG WAH — Pemerintah Kota Bandar Lampung terus memperkuat pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung keamanan, ketertiban, pengawasan lingkungan hingga pelayanan publik. Salah satu langkah yang kini menjadi perhatian adalah pengembangan CCTV Seribu Wajah yang terintegrasi dalam sistem pemantauan Kota Bandar Lampung.

Hal tersebut tergambar dalam video yang diterima Lampung Wah, saat Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana meninjau langsung ruang pemantauan CCTV. Dalam tayangan tersebut, Eva terlihat mengamati sejumlah layar besar yang menampilkan kondisi berbagai titik wilayah Kota Bandar Lampung secara langsung.

Example 300x600

Di belakang Eva tampak terpampang berbagai titik kamera yang mencakup sejumlah kecamatan, kelurahan, ruas jalan, kawasan permukiman, fasilitas publik hingga titik-titik strategis lainnya.

Konsep tersebut sejalan dengan platform resmi CCTV Seribu Wajah Kota Bandar Lampung yang dikembangkan Pemerintah Kota Bandar Lampung. Portal tersebut menyediakan sejumlah kategori pemantauan, antara lain Wajah Peta CCTV, Wajah Daftar CCTV, Wajah Sungai, Wajah OPD, Wajah Parkir dan Wajah Lalin. Pemkot menyebut sistem itu sebagai bagian dari komitmen menuju smart city dengan pemantauan visual secara real-time untuk menciptakan kota yang lebih aman, tertib dan responsif.

Bagi Pemkot Bandar Lampung di bawah kepemimpinan Eva Dwiana, keberadaan sistem tersebut bukan sekadar menambah jumlah kamera pengawas. Teknologi itu diarahkan menjadi instrumen untuk membantu pemerintah melihat kondisi kota secara lebih cepat sehingga persoalan di lapangan dapat direspons secara lebih terukur.

Pengembangan sistem pemantauan tersebut juga memiliki rekam jejak yang cukup panjang. Saat pembukaan dan pelaksanaan Bandar Lampung Expo 2026, Program Seribu Wajah menjadi salah satu inovasi digital Pemkot Bandar Lampung yang mendapat perhatian Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Komjen Pol. Tomsi Tohir.Pada 17 Juli 2026, Tomsi Tohir yang didampingi Eva Dwiana meninjau inovasi tersebut di stan Pemkot Bandar Lampung.

Kepala Diskominfotik Kota Bandar Lampung Rizky Agung Ariesantho ketika itu menjelaskan bahwa Program Seribu Wajah dikembangkan sebagai bagian dari transformasi digital pemerintah daerah dan dapat mendukung pelayanan publik yang lebih cepat, aman serta terintegrasi.

Penguatan sistem CCTV juga semakin relevan dengan perhatian Pemkot terhadap persoalan lingkungan dan potensi banjir. Pada Agustus 2026, Eva Dwiana menyampaikan rencana pemasangan CCTV di sejumlah titik yang dinilai rawan menjadi lokasi pembuangan sampah, terutama kawasan aliran sungai dan pesisir.

Eva menyebut konsep tersebut sebagai CCTV Seribu Wajah, dengan target pengawasan sekitar 1.000 titik. Menurutnya, kamera pengawas diharapkan dapat membantu memantau perilaku warga sekaligus mendorong masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan ke kali maupun lokasi yang dapat mengganggu aliran air.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa arah pengembangan CCTV Kota Bandar Lampung mulai diperluas. Tidak hanya berkaitan dengan pemantauan lalu lintas, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk melihat kondisi sungai, lingkungan, fasilitas pemerintahan, kawasan parkir dan berbagai ruang publik lainnya.

Portal resmi Seribu Wajah bahkan telah mengelompokkan sistem pemantauan ke dalam beberapa kategori tersebut, sehingga masyarakat dapat mengenali fungsi dan cakupan kamera yang tersedia dalam ekosistem pemantauan Kota Bandar Lampung.

Jauh sebelum sistem tersebut berkembang seperti sekarang, Eva Dwiana juga telah menjadikan integrasi CCTV sebagai bagian dari gagasan pengembangan Kota Bandar Lampung. Pada 2024, Eva menyebut integrasi antara Dinas Komunikasi dan Informatika dengan Dinas Perhubungan diperlukan untuk memantau kondisi sejumlah titik kemacetan di kota.

Sementara itu, saat peresmian Mal Pelayanan Publik Kota Bandar Lampung pada September 2024, Eva juga menyampaikan bahwa gedung tersebut diarahkan menjadi salah satu pusat pemantauan kota melalui program CCTV Seribu Wajah. Sistem tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah memantau kondisi kota secara real-time, termasuk ketika terjadi kemacetan maupun kondisi yang membutuhkan respons cepat.

Di satu sisi, kamera menjadi mata pemerintah untuk mengetahui kondisi lapangan. Di sisi lain, data hasil pemantauan dapat menjadi bahan bagi perangkat daerah untuk mengambil langkah lebih cepat ketika terjadi persoalan di wilayah.

Bagi sebuah kota dengan aktivitas masyarakat yang terus berkembang, sistem seperti ini memiliki fungsi strategis. Kemacetan, kondisi sungai, persoalan kebersihan, aktivitas di ruang publik hingga situasi pada fasilitas pemerintahan dapat dipantau dari satu sistem yang semakin terintegrasi.Namun, efektivitas CCTV Seribu Wajah pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh banyaknya kamera yang terpasang. Tantangan berikutnya adalah memastikan kamera berfungsi optimal, jaringan berjalan stabil, data dapat dimanfaatkan dengan tepat, serta hasil pemantauan benar-benar diikuti tindakan cepat oleh perangkat daerah terkait.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Eva Dwiana, Pemerintah Kota Bandar Lampung kini menempatkan transformasi digital sebagai salah satu instrumen untuk memperkuat pelayanan dan pengawasan kota.CCTV Seribu Wajah pun tidak lagi sekadar menjadi layar yang menampilkan wajah kota, tetapi diarahkan menjadi bagian dari sistem pemerintahan yang membuat Pemkot Bandar Lampung dapat melihat, merespons dan mengelola persoalan kota dengan lebih cepat.

Lampung Wah — SUARA ANDA BERITA KAMI

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *