Rp1,17 M Digelontorkan, Kepala SMAN 1 Panca Jaya Pastikan Kualitas Revitalisasi Fasilitas Sekolah
- account_circle lampungwah99@gmail.com
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MESUJI, LAMPUNG WAH — Program Revitalisasi Satuan Pendidikan menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan. SMA Negeri 1 Panca Jaya, Kabupaten Mesuji, menjadi salah satu satuan pendidikan yang mendapatkan dukungan anggaran sebesar Rp1.175.794.000 untuk pembenahan sejumlah fasilitas sekolah.
Di bawah kepemimpinan Kepala SMAN 1 Panca Jaya, Dedy Sukoco, S.Si., M.Pd., program revitalisasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kelayakan sarana dan prasarana pendidikan agar semakin menunjang aktivitas belajar mengajar.
Berdasarkan data program, terdapat sejumlah fasilitas yang menjadi sasaran revitalisasi, meliputi empat ruang kelas atau ruang serbaguna, satu ruang perpustakaan, satu ruang laboratorium IPA, satu ruang administrasi, serta satu paket rehabilitasi toilet beserta fasilitas sanitasinya.
Cakupan pekerjaan tersebut menunjukkan bahwa revitalisasi tidak hanya menyasar ruang pembelajaran, tetapi juga fasilitas pendukung yang memiliki peran penting dalam membangun lingkungan sekolah yang sehat, nyaman, dan representatif.
Bagi sekolah dengan jumlah 158 peserta didik, pembenahan ini menjadi dukungan penting dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Ketersediaan ruang belajar yang layak, perpustakaan yang memadai, laboratorium IPA yang fungsional, serta sanitasi yang baik merupakan kebutuhan mendasar bagi keberlangsungan proses pendidikan.
Dokumentasi sebelum dan sesudah pekerjaan memperlihatkan perubahan kondisi fisik sejumlah bangunan. Perkembangan tersebut menjadi gambaran upaya pembenahan infrastruktur yang diharapkan memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga sekolah.
Dedy Sukoco memiliki tanggung jawab penting untuk memastikan program revitalisasi berjalan sesuai perencanaan. Tidak hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memastikan kualitas bangunan, kesesuaian spesifikasi, serta fungsi setiap fasilitas benar-benar memenuhi kebutuhan sekolah.
Berdasarkan informasi progres yang ditampilkan, pelaksanaan program tercatat mencapai 79,56 persen. Angka ini menjadi indikator perkembangan pekerjaan yang masih harus dikawal hingga seluruh tahapan selesai.
Di sisi lain, besarnya anggaran pemerintah yang dikucurkan juga menuntut akuntabilitas dalam pelaksanaannya. Kesesuaian penggunaan anggaran, volume pekerjaan, kualitas material, hingga hasil akhir pembangunan menjadi aspek penting yang perlu dipastikan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
Revitalisasi sekolah pada hakikatnya bukan sekadar memperbarui bangunan yang mengalami kerusakan. Program ini merupakan investasi pemerintah untuk memperkuat kualitas layanan pendidikan melalui penyediaan infrastruktur yang lebih layak dan berkelanjutan.
Karena itu, keberhasilan program revitalisasi SMAN 1 Panca Jaya nantinya tidak hanya diukur dari perubahan tampilan fisik bangunan, tetapi juga dari kualitas hasil pekerjaan dan manfaat yang dirasakan langsung oleh peserta didik maupun tenaga pendidik.
Dengan dukungan anggaran Rp1,17 miliar tersebut, Dedy Sukoco diharapkan mampu mengawal revitalisasi secara optimal sehingga investasi pemerintah benar-benar menghasilkan fasilitas pendidikan yang berkualitas dan mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Mesuji.
(TIM – RED)
- Penulis: lampungwah99@gmail.com

Saat ini belum ada komentar